BOGOR, CEKLISSATU -  Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) berencana bakal memperpanjang lintasan Skyridge Bojong Gede arah peron Jakarta.

Direktur Prasarana BPTJ, Zamrides memgatakan, hal itu untuk mempersingkat waktu tempuh penumpang menuju stasiun.

Saat ini, untuk menuju ke arah Jakarta, penumpang harus melintasi underpass dengan jarak yang cukup jauh dari pintu masuk hall skybridge. 

Baca Juga : Perpendek Jarak Terminal dan Stasiun, BPTJ Tambah Lintasan Skybridge Bojonggede 

Perpindahan ini cukup menyita waktu perjalanan, sehingga diperlukan jalan pintas untuk dapat memudahkan mobilitas penumpang. 

Zamrides mengatakan, tahun ini BPTJ segera menyusun detailed engineering design (DED) dan dilanjutkan dengan izin lahan dari warga yang terdampak. 

“Kami perlu melakukan persiapan awal, sebelum skybridge Bojong Gede diperpanjang hingga peron yang mengarah ke Jakarta. Hal ini merupakan upaya kami mempersingkat waktu perjalanan pengguna komuter di Bojong Gede. Untuk underpass akan kami berdiskusi terlebih dahulu dengan pihak PT. KCI seperti apa yang baik," kata Zamrides.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bogor, Agus Ridallah menyebutkan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor mendukung upaya pemerintah pusat untuk ketersediaan lahan.

“Rencana pemeliharaan lahan seluas kurang lebih 300 meter persegi akan segera dilakukan, kami menunggu beberapa perhitungan pasti dari BPTJ Kementerian Perhubungan terkait kebutuhan lahan yang perlu dibebaskan nantinya melalui DED yang akan disusun pada tahun ini”, kata Agus.

Direktur komersial dan Operasi PT. KCI, Broer Rizal menambahkan, selain perpanjangan Skybridge, pembenahan lain yang akan dilakukan adalah menutup area yang terputus dari Stasiun Bojonggede dengan Skybridge dengan kanopi oleh PT. KCI. 

Broer Rizal menyampaikan, hal ini sudah lama dipertimbangkan. 

“Kami akan segera mempercepat pembangunan kanopi ini, jika tidak ada kendala yang diharapkan Semester I dapat segera terealisasi”, imbuhnya.