KABUPATEN BOGOR, CEKLISSATU – Kebijakan larangan rapat di hotel dalam rangka efisiensi anggaran pemerintah dikhawatirkan akan berdampak pada Pendapatan Asli Daerah (PAD), khususnya dari sektor pajak hotel dan restoran.
Sejumlah hotel di Kabupaten Bogor bahkan mengaku telah mengalami penurunan bisnis sejak aturan ini mulai diterapkan.
Sekjen Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Bogor, Boboy Ruswanto, menyebut bahwa beberapa hotel sudah kehilangan pemasukan dalam beberapa bulan terakhir.
Baca Juga: Efisiensi Anggaran, PHRI Bogor Kena Dampaknya, Begini Data di Lapangan
“Sudah ada beberapa tempat atau hotel yang kehilangan bisnis untuk bulan berjalan,” ujarnya saat di wawancarai melalui pesan WhatsApp, Jumat (14/02/2025).
Comment