BANDUNG, CEKLISSATU- Viral sejumlah pelanggan restoran 88 Soul di Paskal 23 Bandung mengeluhkan gangguan kesehatan setelah mengonsumsi makanan di restoran tersebut. Keluhan itu ramai diperbincangkan di media sosial Threads.
Menanggapi hal tersebut, Corporate Communication 88 Seoul, Hana, mengatakan pihaknya telah menerima laporan dan keluhan dari sejumlah pelanggan. Manajemen menyatakan tengah berkomunikasi dengan pelanggan yang mengaku terdampak untuk mengetahui kondisi yang mereka alami.
"Kami menerima adanya laporan atau keluhan-keluhan dari sejumlah pelanggan yang berkunjung ke 88 Soul di Paskal 23. Kami tentu berempati, mendengar dan peduli atas kekhawatiran yang disampaikan pelanggan," kata Hana saat dihubungi, Selasa (6/10/2026).
Menurut Hana, fokus manajemen saat ini adalah memastikan pelanggan yang telah menyampaikan keluhan mendapatkan perhatian dan penanganan secara langsung.
"Kami mau fokus dulu untuk memastikan pelanggan yang telah menyampaikan keluhan itu dapat perhatian dan penanganan secara langsung dari kami. Enggak ada yang tertinggal satu pun," katanya.
Hana mengatakan, pihaknya juga terus menjalin komunikasi dengan pelanggan untuk memahami kondisi yang dialami. Jika diperlukan, manajemen akan memberikan bantuan sesuai kebutuhan pelanggan.
Ia menyebut, terdapat sejumlah laporan di media sosial mengenai pelanggan yang mengaku mengalami gangguan kesehatan, termasuk ada yang telah berobat maupun menjalani perawatan di rumah sakit. Namun, manajemen belum dapat memastikan jumlah pelanggan yang terdampak.
"Saat ini proses klarifikasi masih terus berjalan. Kami juga masih menerima masukan-masukan dari konsumen yang belum terakomodir. Jadi untuk angka, kami belum bisa memastikan secara exact per hari ini," katanya.
Hanna mengatakan angka yang beredar di media sosial masih perlu diverifikasi untuk memastikan apakah seluruh laporan tersebut benar-benar merujuk pada pelanggan yang mengalami kondisi serupa.
"Kami tidak mau berasumsi karena harus cross-check lebih lanjut. Takutnya nanti angka yang beredar menjadi misleading," katanya.
Di tengah proses klarifikasi, Hana mengatakan pihaknya juga melakukan pengecekan terhadap proses operasional di gerai, termasuk bagian dapur.
"Tentu kami lakukan. Kami harus memastikan semua proses operasional di gerai kami berjalan sesuai dengan standar yang sudah kami terapkan," ucapnya.
Meski demikian, Hana menegaskan proses penelusuran masih berlangsung. Pihaknya masih menghimpun informasi mengenai laporan yang masuk untuk mengetahui kondisi dan kronologi yang dialami pelanggan.
Manajemen, kata Hana, juga memastikan operasional gerai tetap berjalan sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) yang telah ditetapkan.
"Kami akan terus mengawal proses ini dan kami juga akan bertanggung jawab untuk prosesnya sampai semua benar-benar resolved," katanya.