“Teknik DSA dapat diterapkan sebagai Tindakan kuratif pada pasien stroke sumbatan pada rentang waktu serangan yang baru terjadi dan stroke pendarahan akibat pecahnya pembuluh darah abnormal yang rapuh,” ujar Ricky C. Kohar Dokter spesialis neurologi intervensi di kantornya pada Kamis (27/03/2025).
Baca Juga: Rutin Konsumsi Buah Ini agar Pasien Stroke Cepat Sembuh
Metode DSA dilakukan dengan cara membuat sayatan kecil pangkal paja atau pembuluh darah tangan.
Kemudian alat kater dimasukan menuju ke target tempat yang dicurigai terdapat kelainan.
“Pemeriksaan dengan DSA ini biasanya membutuhkan waktu 30 menit hingga 1 jam dimana pasien dalam kondisi sadar, hanya mendapatkan bius local di bawah pantauan dokter, “Tutur Ricky C. Kohar.
Meskipun dinilai minim resiko, namun tindakan DSA ini tidak disarankan bagi pasien yang mengalami penurunan fungsi ginjal dan hipersensitif terhadap media kontras yang mengandung iodium.
“Teknik DSA ini dapat membantu mengevaluasi stroke dan mencegah serangan kedua pada para penderita stroke selain pentingnya untuk rutin kontrol ke dokter, menjaga pola hidup, Kelola stress,” pungkas Dokter Ricky.