BANDUNG, CEKLISSATU.COM - Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) tahun ini tidak mengalokasikan dana hibah untuk pendampingan haji. Akibatnya, tidak ada lagi rekomendasi dari Pemprov Jabar terkait Petugas Haji Daerah (PHD).
Hal tersebut disampaikan oleh Amri, perwakilan Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Jawa Barat.
Ia menjelaskan, kemungkinan tidak dialokasikannya anggaran tersebut karena adanya program prioritas lain dari Pemprov Jabar.
Baca Juga: Tinjau Masjid Raya Pakansari, Wamen Haji dan Umroh Janji Kawal Embarkasi Bogor
"Kalau melihat kondisi sekarang, mungkin ada program prioritas yang ingin dianggarkan oleh Pemprov, sehingga anggaran pendampingan haji direlokasi," ungkap Amri, saat dihubungi, Jumat (23/1/2026).
"Anggaran pendampingan itu sebelumnya dari Kesra, sekarang sudah tidak ada,” tambahnya.
Amri mengatakan, dengan tidak adanya anggaran tersebut, Pemprov Jabar juga tidak lagi menyelenggarakan pendaftaran maupun seleksi Petugas Haji Daerah.
Baca Juga: Kemenhaj Kabupaten Bogor Seleksi 200 Peserta Calon PPIH Arab Saudi Untuk Pelaksanaan Haji 2026
“Di tingkat provinsi, kami tidak menyelenggarakan pendaftaran ataupun seleksi PHD. Sekarang memang tidak ada,” jelasnya.
Terkait pendampingan haji tahun ini, Kemenag Jawa Barat menyerahkan sepenuhnya kuota PHD kepada pemerintah kabupaten dan kota.