BOGOR, CEKLISSATU - Sambut 100 hari kerja Bupati Bogor yang baru, Dinas Perikanan dan Peternakan (Diskanak) Kabupaten Bogor siapkan Pasar Hewan Jonggol dan Pasar Ikan Ciseeng.

Kepala Diskanak Kabupaten Bogor Nurhayati mengatakan, pasar hewan itu untuk enunjang program ketahanan pangan yang juga digagas Presiden Prabowo Subianto.

Pasar hewan tersebut merupakan upaya Pemerintah Kabupaten Bogor untuk hadir dalam pengelolaan hewan ternak yang masuk di Bumi Tegar Beriman.

"Nantinya Bupati Bogor yang baru tinggal meresmikan 2 pasar hewan tersebut untuk 100 hari kerjanya," kata Nurhayati, Kamis 20 Februari 2025.

Baca Juga: Pedagang Sapi di Jonggol Terancam Gulung Tikar, Ini Alasannya

"Di pasar hewan itu kita bisa memastikan bahwa hewan ternak yang diperjualbelikan merupakan hewan yang sehat dengan tempat yang higienis dan harga yang bersaing dengan harga hewan yang ada di seluruh Indonesia," jelas Nurhayati.

Sedangkan Pasar Ikan Ciseeng, tambah Nurhayati, merupakan hasil revitalisasi dari pasar yang sudah ada sebelumnya, demi kenyamanan dan keamanan penjual dan pembeli.

"Revitalisasi dilakukan besar-besaran, agar para kelompok peternak ikan dapat menjual ikannya dengan harga yang menguntungkan, dan pembeli dapat ikan dengan harga yang bersaing," ujar dia.

Dia menyebut, kenyamanan dan keamanan penjual dan pembeli adalah prioritas utama Diskanak Kabupaten Bogor di Pasar Hewan Jonggol dan Pasar Ikan Ciseeng itu.

Baca Juga: Pasar Hewan di Jonggol Uji Coba Buka Selama Sepekan, Pedagang Wajib Patuhi 10 Poin

Selain itu, tambahnya, pasar hewan dan pasar ikan itu juga akan berdampak positif untuk pendapatan daerah dengan adanya retribusi daerah.

"Dengan metode pembayaran retribusi non tunai ini juga upaya kita dalam menjaga akuntabilitas pengelolaan keuangan dan retribusi untuk kas daerah, tentunya dengan aturan yang sudah disiapkan," tutupnya.