“Pekerja rentan adalah mereka yang bekerja di sektor informal seperti petani, nelayan, pedagang kecil, hingga tukang ojek—yang hidup dalam ketidakpastian ekonomi dan tidak memiliki jaminan jika terjadi kecelakaan kerja,” jelas Roma.
Ia menegaskan bahwa peran desa dan kecamatan sangat strategis dalam memastikan program ini tepat sasaran.
Muhammad Basuni, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kutai Timur, menekankan pentingnya kolaborasi lintas tingkat pemerintahan dalam menghadapi tantangan global saat ini.
“Sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan desa menjadi kunci, terutama dalam pengelolaan APBN yang kini diarahkan lebih efisien dan adaptif untuk menjawab dinamika ekonomi,” ungkap Basuni.
Baca Juga: Ada Diskon 50 persen Iuran BPJS Ketenagakerjaan untuk Pekerja Sektor Ini
Kegiatan sosialisasi ini tidak hanya menjadi ruang edukasi, tetapi juga bagian dari strategi brand awareness BPJS Ketenagakerjaan di mata para stakeholder, sekaligus membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan bagi seluruh lapisan pekerja, baik formal maupun informal.