Dari bulan Ramadhan kemarin, lanjutnya, sampai saat ini kurang lebih sudah ada hampir 20 warga yang kita datangi rata-rata usia diatas 65 tahun dan kondisinya rata-rata kurang sehat

Kurniati mengaku program yang ia lakukan itu berbeda dengan program Nyaah Ka Indung yang merupakan program dari Gubernur Jawa Barat. 

Baca Juga: Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Datangi KPK, Bahas Efisiensi Anggaran Belanja Pemda di Berbagai Sektor

"Kalau program nyaah ka indung beda lagi, program pak Gubernur nyaah Ka Indung itu programnya kan continue 1 orang kita berikan setiap bulan, kalau ini kan kita bergilir siapa yang kita datangi itu yang kita suport, ini juga merupakan salahsatu dukungan juga buat program pak Gubernur." bebernya. 

Ia berharap kegiatan itu dapat berkelanjutan dan meningkatnya kepedulian dari warga yang ikut berperan dalam kegiatan JUMANI itu. 

"Harapannya kedepan semakin banyak warga yang ikut berpartisipasi semakin banyak keluarga-keluarga yang kita kunjungi, semakin banyak warga yang peduli dan ber kelebihan rejeki bisa berpartisipasi serta semakin banyak yang terbantu sehingga dapat termonitor warga yang dalam kondisi kurang sehat dan juga yang belum punya BPJS dalam kegiatan ini kita bantu." tutupnya