BOGOR, CEKLISSATU - Dimulai sejak bulan Ramadhan hingga saat ini Lurah Kedung Waringin, Kurniawati Arik Purwani setiap hari Jum'at rutin mendatangi rumah-rumah warganya  dengan kondisi membutuhkan. 

Kegiatan tersebut merupakan program dari kelurahan yang diberi nama JUMANI (Jum'at Antar Rejeki). 

"Kegiatan ini dirintis oleh teman-teman lembaga dan juga kami dari Kelurahan namanya kegiatan JUMANI (Jum'at Antar Rejeki) sudah berlangsung semenjak awal bulan Ramadhan, kegiatannya kita mengunjungi, mendatangi rumah-rumah warga, terutama para orangtua yang tinggal di rumah dalam kondisi kurang sehat kemudian dalam kondisi masih butuh bantuan."tutur Kurniawati.

Baca Juga: Lanjutkan Program Gubernur Jabar, Pemkot Jalankan Nyaah Ka Indung, Ini Tujuaannya

Kegiatan tersebut bertujuan untuk pihaknya serta masyarakat dalam meningkatkan rasa kepedulian sesama warga. 


"Kita selalu peduli terhadap sesama, peduli kepada lingkungan bahwa ada yang butuh bantuan kita bantu, ada yang butuh suport kita suport tidak hanya membawa sedikit rejeki tapi kita memberikan semangat kepada warga yang membutuhkan." jelasnya. 


Dari bulan Ramadhan kemarin, lanjutnya, sampai saat ini kurang lebih sudah ada hampir 20 warga yang kita datangi rata-rata usia diatas 65 tahun dan kondisinya rata-rata kurang sehat

Kurniati mengaku program yang ia lakukan itu berbeda dengan program Nyaah Ka Indung yang merupakan program dari Gubernur Jawa Barat. 

Baca Juga: Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Datangi KPK, Bahas Efisiensi Anggaran Belanja Pemda di Berbagai Sektor

"Kalau program nyaah ka indung beda lagi, program pak Gubernur nyaah Ka Indung itu programnya kan continue 1 orang kita berikan setiap bulan, kalau ini kan kita bergilir siapa yang kita datangi itu yang kita suport, ini juga merupakan salahsatu dukungan juga buat program pak Gubernur." bebernya. 

Ia berharap kegiatan itu dapat berkelanjutan dan meningkatnya kepedulian dari warga yang ikut berperan dalam kegiatan JUMANI itu. 

"Harapannya kedepan semakin banyak warga yang ikut berpartisipasi semakin banyak keluarga-keluarga yang kita kunjungi, semakin banyak warga yang peduli dan ber kelebihan rejeki bisa berpartisipasi serta semakin banyak yang terbantu sehingga dapat termonitor warga yang dalam kondisi kurang sehat dan juga yang belum punya BPJS dalam kegiatan ini kita bantu." tutupnya