“Komunitas sepeda memberi masukan agar dibuat paket wisata. Anak-anak muda di kampung yang kemudian mengembangkan konsepnya sampai sekarang,” tutur Ahmad.
Kini, Agro Heritage Tour Kampung Saung Eling menawarkan beragam aktivitas, seperti jelajah kampung (tracking ringan), kunjungan ke situs sejarah, pengenalan budaya dan tradisi lokal, serta edukasi home industry warga, mulai dari pembuatan sandal, kue tradisional, kerupuk, hingga produk rumahan lainnya.
Selain wisata edukasi, Saung Eling juga aktif melestarikan seni dan budaya. Tradisi Satu Muharaman dan Seren Tahun yang dahulu rutin digelar oleh orang tua Ahmad, kini kembali dihidupkan dan bahkan telah masuk dalam Calendar of Event Kota Bogor.
Nama Saung Eling dipilih secara alami sebagai simbol kesadaran akan potensi wilayah. Pengelolaannya tidak dilakukan secara individu, melainkan sepenuhnya oleh warga sekitar, khususnya para pemuda kampung.
Menariknya, tidak ada tiket masuk bagi pengunjung yang datang secara mandiri. Namun, bagi wisatawan yang ingin mengikuti Tour Kampung, tersedia pemandu wisata (tour guide) serta berbagai paket wisata edukatif. Pengunjung juga dapat menginap di homestay milik warga untuk merasakan langsung kehidupan kampung.
Dengan mengusung nilai kebersamaan, pelestarian budaya, dan edukasi sejarah, Saung Eling menjadi contoh nyata wisata berbasis masyarakat yang tumbuh dari krisis dan kini menjadi kebanggaan warga Bogor Selatan.