"Teknologi perlu hadir sebagai pendukung yang memperkuat kapasitas masyarakat, bukan menggantikan peran sosial yang telah tumbuh secara lokal," katanya.

Baca Juga: PPOPM Kabupaten Bogor Beri Penghargaan Perdana untuk 14 Pelatih Berprestasi di PPOPM Awards 2025
 
Diskusi pada panel pertama menunjukkan bahwa transformasi sistem kesehatan masa depan menuntut keseimbangan antara inovasi teknologi, penguatan kapasitas sumber daya manusia (SDM), serta pemberdayaan komunitas. 

Para pembicara sepakat bahwa kecerdasan buatan, realitas virtual, serta sistem informasi digital menawarkan peluang besar bagi peningkatan akses dan mutu layanan kesehatan. Namun, hal itu tetap harus dikelola secara etis dan kontekstual.
 
Kehadiran wamenkes dari Indonesia dan Timor Leste pada forum tersebut memberikan bobot strategis bagi pertukaran gagasan, sekaligus membuka ruang dialog perspektif kebijakan dari dua negara. 

Baca Juga: IGORNAS Cup Kabupaten Bogor Fokus Pembinaan Atlet Muda, 215 Tim Pelajar Ikuti Turnamen Four FEO

Melalui seminar itu, tercipta pemahaman bersama bahwa tantangan kesehatan digital dan kesehatan mental bukan hanya isu nasional, tetapi juga menjadi agenda bersama kawasan yang menuntut kolaborasi lintas negara, lintas disiplin, serta lintas sektor.