Deon menambahkan bahwa melalui pameran tersebut, ia mendapatkan berbagai informasi baru yang sebelumnya tidak ia ketahui. Salah satunya mengenai adanya wadah atau komunitas olahraga layangan serta berbagai komunitas dan organisasi yang ada di Bogor, yang ia temukan melalui majalah hasil karya mahasiswa.
“Dari majalah itu saya jadi tahu hal-hal yang sebelumnya nggak tahu. Harapannya ke depan LOKO bisa terus menampilkan hal serupa, jadi orang yang awalnya nggak tahu apa-apa bisa dapat banyak informasi dari pameran seperti ini,” tambahnya.
Baca Juga: Sains Komunikasi FISIP UNIDA Gelar LOKO 2026 dengan Pameran Karya Jurnalistik Mahasiswa
Melalui konsep pameran di ruang kuliner, LOKO: Lokakarya Komunikasi 2026 menunjukkan bahwa karya jurnalistik mahasiswa dapat hadir di ruang publik dan menjangkau audiens yang lebih luas. Warung Panjang pun bertransformasi menjadi ruang pertemuan ide, di mana aktivitas ekonomi dan literasi berjalan berdampingan, menciptakan pengalaman baru bagi pedagang maupun pengunjung
Comment