SURABAYA, CEKLISSATU - Tim putri Jakarta Popsivo Polwan menorehkan rekor baru, setelah 7 kali menang secara beruntun usai melibas Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia 3-2, pada seri pertama putaran kedua PLN Mobile Proliga 2025, yang berlangsung di Jawa Pos Arena Surabaya.

Banyak orang memprediksi Popsivo Polwan yang diperkuat sederet bintang voli putri nasional, serta dua pemain asing Neriman Ozsoy dan Bethania de La Cruz akan menang mudah.

Tapi Gresik Petrokimia sempat membuat dag dig dug, paling tidak di set pertama dan kedua.Dengan kemenangan tersebut Popsivo Polwan,
tinggal selangkah lagi meraih tiket final four.

Sebaliknya bagi Gresik Petrokimia, dengan kekalahannya yang kelima, membuat langkah mereka menuju babak  final four menjadi tidak mudah.

Laga ketat kedua tim sudah berlangsung seru sejak set pertama, tetapi Gresik Petrokimia berhasil memanfaatkan momentum pada poin-poin krusial untuk unggul 25-21.

Pada set kedua, Popsivo sebenarnya sudah memimpin 23-21, namun anak-anak Petrokimia bisa mengejar dan memaksakan deuce 24-24.

Kedua tim saling bergantian meraih angka hingga akhirnya smes keras Mediyoku yang gagal dibendung tiga pemain Popsivo membawa Petrokimia kembali menang 32-30.

Kebangkitan Popsivo terjadi pada set ketiga, meskipun mereka juga hampir ditelikung lagi. Seperti set kedua, Popsivo unggul 23-21 dan Petrokimia bisa mengejar hingga deuce 24-24. Namun, Popsivo bisa merebut dua angka beruntun untuk menang 26-24.

Memasuki set keempat, permainan Popsivo semakin solid. Mereka rapat dalam membangun blok dan juga pertahanan yang kuat, sementara Petrokimia terlihat mulai menurun. Popsivo menang 25-19 dan memaksa dimainkan set kelima.

Popsivo mengawali set penentuan dengan mulus dan langsung memimpin 4-1, kemudian Petrokimia menyamakan skor 5-5 dan berbalik lagi Popsivo unggul 8-6 saat perpindahan tempat.

Sejak itu, tim asuhan Gerardo Daglio tidak terkejar lagi dalam perolehan angka dan menyudahi perlawanan Petrokimia dengan skor 15-12.

Neriman Ozsoy menjadi top skor bagi Popsivo dengan menyumbang 29 angka, disusul Bethania De La Cruz dengan 24 angka dan Arsela Nuari membukukan 17 angka.

Seperti yang dikatakan Pelatih Jakarta Popsivo Polwan Gerardo Daglio,  kunci kemenangan timnya kali  adalah tidak mudah menyerah dan terus berjuang maksimal saat situasi tertinggal.

"Saat tertingal, saya bilang kepada pemain bahwa kalian masih bisa mengejar. Kita masih bisa menyerang dan jangan menyerah," kata pelatih asal Argentina itu.