JAKARTA, CEKLISSATU - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI Dito Ariotedjo menaruh harapan besar akan peningkatan prestasi olahraga Tanah Air dalam Olimpiade 2024 Paris yang berlangsung 26 Juli sampai 11 Agustus mendatang.

Harapan itu disampaikan dalam amanatnya pada pengukuhan Kontingen Indonesia untuk Olimpiade 2024 Paris, Rabu (10/7) siang. Kata Menpora, Olimpiade adalah puncak dari segala upaya dan kerja keras dalam dunia olahraga. Setelah sebelumnya Indonesia mengikuti ajang multievent seperti SEA Games dan ASIAN Games. 

“SEA Games dan ASIAN Games yang telah kita lalui menjadi batu loncatan menuju prestasi tertinggi di Olimpiade yang sudah di depan mata kita. Alhamdulillah dari SEA Games kemarin di Kamboja dan dari Asian Games di Tiongkok, prestasi kita meningkat dari sebelumnya. Besar harapan di Olimpiade ini juga meningkat,” ujar Menpora Dito.

Dalam hal ini Menpora menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang mendalam kepada Komite Olimpiade Indonesia (KOI), Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), Chef de Mission (CdM), tim review, dan juga seluruh cabang olahraga (cabor), federasi olahraga, organisasi cabang olahraga, atlet, pelatih, serta seluruh Kontingen Indonesia.

Kata Menpora Dito, Kontingen Indonesia yang terdiri atlet-atlet kebanggaan Tanah Air yang ada sekarang telah telah dipersiapkan dari tahun 2022 melalui pelatihan nasional (Pelatnas) yang berkesinambungan. Hal ini merupakan implementasi dari Peraturan Presiden Nomor 86 tentang Desain Besar Olahraga Nasional (DBON). 

“Diharapkan dengan pembinaan yang berkelanjutan dapat menghasilkan prestasi yang optimal,” sebut Menpora.

Dijelaskan, 29 atlet dari 12 cabor yang akan diberangkatkan ke Paris merupakan yang terbanyak dalam sejarah keikutsertaan Indonesia selama Olimpiade sejak 16-20 tahun silam. Hal ini terjadi berkat keseriusan dan kerja sama seluruh pihak dalam mencapai target tersebut.
 
Lebih lanjut Menpora Dito memberikan motivasi kepada para atlet untuk berjuang semaksimal mungkin. Menpora meyakini kemenangan akan menyertai mereka yang menolak untuk menyerah hingga titik terakhir. 

“Peluang kemenangan di detik pertama terletak di mindset para atlet yang memiliki mental juara. Dengan kekuatan indonesia saat ini, bangsa kita akan selalu berdoa, bahwa atlet-atlet terbaik yang dikirim indonesia bisa menjadi juara di tingkat dunia,” tutur Menpora Dito.