JAKARTA, CEKLISSATU - Laga besar BRI Liga 1 antara Persija Jakarta dengan Persib Bandung pada 2 September 2023 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta Pusat, terancam batal. Kenapa?
Dari informasi yang ada, Persija terancam tidak dapat memakai SUGBK sebagai tuan rumah dalam pertandingan tersebut.
Sebab, lapangan itu dikabarkan akan digunakan untuk pertemuan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Asia Tenggara beberapa hari berselang sekiyar 5 hingga 7 September 2023.
Baca Juga : Persib Mengalahkan Persis Dengan Skor 3-1
Tak hanya SUGBK, pertemuan akbar itu juga akan menggunakan Jakarta Convention Center (JCC) yang dimana masih berada di Kompleks GBK.
Kondisi itu pun memunculkan adanya kabar bahw akan ada penukaran status kandang antara Persija Jakarta dengan Persib Bandung.
Dimana Persib Bandung akan bertindak lebih dulu sebagai tuan rumah dalam laga El Clasico Indonesia tersebut.
Namun isu tersebut dibantah Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB), Ferry Paulus.
Kepada wartawan Ferry menegaskan bahwa hingga saat ini rencana pertandingan antara dua klub raksasa Liga Indonesia itu masih sesuai rencana.
Bahkan, hingga Senin 7 Agustus 2023, pihaknya belum menerima adanya pengajuan penukaran status tandang dari Persija Jakarta.
"Tidak ada itu. Kalau PT LIB, masih berketetapan bahwa sampai dengan Senin 7 Agustus 2023, masih belum ada surat dari Persija maupun Persib untuk tukar posisi," ujar Ferry.
Kalau pun ada, kata dia, surat pengajuan penukaran posisi kandang dan tandang itu sudah sampai kepada PT LIB sekurang-kurangnya dua minggu sebelum pertandingan.
"Kalau nanti ada, biasanya sekurang-kurangnya dua minggu sebelum pertandingan. Kalau memang sudah ada, akan kami publish," jelas Ferry.
Mantan Direktur Persija tersebut pun menegaskan bahwa PT LIB tidak memiliki kewenangan untuk mengubah atau menukar status kandang dan tandang pertandingan di Liga Indonesia.
"Jadi, dasarnya bukan PT LIB yang mengubah, tapi kesepakatan dari klub. Maksimal perubahan itu dua pekan sebelum pertandingan," tegas Ferry.
Comment