JAKARTA, CEKLISSATU - Menghadapi Asian Youth Games (AYG) 2025 dan Youth Olympic Games(YOG) 2026, Pengurus Besar Perkumpulan Angkat Besi Seluruh Indonesia(PB.PABSI) memanggil 4 atlet angkat besi remaja untuk bergabung di Pemusatan Latihan(Pelatnas) Kwini, Jakarta.
Empat atlet remaja yang dipanggil ke Pelatnas masing-masing, Alvin Saputra (Jawa Timur) kelas 49kg, Leonard Manuel Aipassa S, (Papua)55kg, Muhammad Rizal Abdillah (Jabar)55kg, dan Muhammad Angga (Banten) 73kg, mereka didampingi pelatih, Mudjinato (Kalsel) dan Mausar (Aceh). Selain itu, tim pendukung lainnya.
dr. Sophie (Dokter), Raka ( Masseur), serta
Ir. Hadi Wihardja OLY (Analisa Performance).
Menurut Sekjen PB.PABSI, Djoko Pramono para lifter ini terpilih melalui seleksi yang digelar oleh Kementrian Pemuda dan Olahraga(Kemenpora).
"Kami sebetulanya mengajukan 10 lifter. Namun setelah dilakukan seleksi, pihak Kemenpora hanya menyetujui 5 lifter saja. Sedangkan, satu lifter gagal mengikuti seleksi karena terlambat ketika dipanggil," kata Djoko Pramono di sela-sela penyambutan para lifter remaja itu di Pelatnas PABSI Kwini, Jakarta Pusat, Rabu(20/11).
Dikatakan, tujuan dari pemanggilan para lifter itu selain untuk persiapan AYG 2025 maupun OYG 2026, nantinya para lifter muda ini akan didik, dibina, dan dilatih secara sistematis dan berkelanjutan agar menjadi menjadi atlet yang berprestasi.
"Mereka akan menjadi pelapis bagi lifter-lifter senior penghuni Pelatnas yang ada saat ini," ungkapnya lagi.
Terpisah lifter asal Banten Muhammad Angga yang lolos seleksi di kelas 73kg, prestasinya diantaranya, meraih perak Kejurnas PPLP di Kalteng 2024, dan Kejurnas Angkat Besi Youth Piala Pupuk Indonesia 2024 itu, mengatakan cukup senang bisa lolos ke Pelatnas. Angga-sapaan akrabnya- ingin mengikuti jejak seniornya peraih emas Rizki Juniansyah.
"Alahamdullilah, setelah menjalani seleksi saya lolos ke Pelatnas. Saya harus fokus berlatih di Pelatnas agar prestasi saya kian meningkat," ungkapnya.
Comment