Ia menyebut harga normal kategori 5K sebesar Rp299 ribu, 10K Rp499 ribu, dan Half Marathon 21K mencapai Rp699 ribu. Namun peserta yang mendaftar di hari pertama mendapatkan diskon 20 persen.
Meski demikian, peserta menilai fasilitas yang diberikan panitia sebanding dengan biaya pendaftaran.
“Worth it lah dengan harga segitu. Refreshment banyak, makanan dapat dua kali, minuman, terus merchandise sponsor juga lumayan banyak,” katanya.
Sementara itu, peserta lain asal Kedung Halang, Bogor, Roni Purnama mengaku baru pertama kali mengikuti Bogorrun setelah mulai rutin berlari sejak tahun lalu.
“Oh senang lah! Tahun depan harus ikut lagi,” ungkapnya penuh semangat.
Namun ia mengakui rute Bogorrun memiliki tantangan tersendiri, terutama pada medan menanjak.
“Kendalanya di tanjakannya doang. Elevasinya luar biasa banget di sini,” ujarnya sambil tertawa.
Momen menarik terjadi menjelang penutupan lomba ketika pasangan suami istri peserta Half Marathon 21 kilometer menjadi pelari terakhir yang memasuki garis finis. Pasangan asal Jakarta tersebut tetap semangat menyelesaikan lomba hingga akhir.
“Semua harus finish,” tegas panitia saat menunggu peserta terakhir tiba di garis akhir.
Diketahui, peserta terakhir kategori 21 kilometer tersebut adalah Putut Utama dengan nomor BIB 1342 bersama istrinya, DKD, nomor BIB 1336 asal Jakarta.
Comment