BOGOR, CEKLISSATU - Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim tegaskan sinergitas antara Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dengan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) se-Kota Bogor dalam menghadapi tantangan pembangunan dan penguatan ekonomi masyarakat.

Hal tersebut ia sampaikan saat menghadiri kegiatan Silaturahmi Akbar Forum LPM se-Kota Bogor yang berlangsung di Pendopo Hegarmanah, Jalan Alternatif Bogor Nirwana Residence, Kota Bogor, Sabtu (9/5/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Dedie Rachim menyampaikan bahwa Pemkot Bogor tengah menghadapi tantangan efisiensi anggaran, menyusul pengurangan transfer daerah yang mencapai hampir Rp300 miliar pada tahun 2026.

Baca Juga: LPM dan Karang Taruna Kertamaya Perkuat Silaturahmi Lewat Berbagi Takjil dan Bukber

Meski demikian, menurutnya kondisi tersebut harus dijawab dengan berbagai terobosan dan penguatan kolaborasi di tingkat masyarakat.

“Yang paling harus diprioritaskan adalah bagaimana berupaya untuk meningkatkan pendapatan Kota Bogor, karena hari ini transfer daerah Kota Bogor dipotong hampir Rp300 miliar. Ini menjadi tantangan,” jelasnya.

Ia menjelaskan bahwa adanya peluang penguatan ekonomi kerakyatan melalui program nasional yang diturunkan dari Asta Cita, salah satunya program Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG).