"Pertama, kuatkan niat bahwa puasa kita semata-mata untuk menguatkan iman dan menjaga ketakwaan. Kedua, mari kita saling menjaga ibadah masing-masing agar dapat melaksanakan puasa dengan penuh khusyuk dan keikhlasan," terang Sekda.
"Ketiga, hindari segala kegiatan yang dapat mengganggu ketertiban, seperti sahur on the road yang dapat menimbulkan kerawanan," ujar Ajat Rochmat.
Baca Juga: Pemkab Bogor Fokus Pada Pelayanan Kesehatan, Pendidikan dan Pembangunan Infrastruktur di APBD 2025
Pemkab Bogor menggelar Tarawih Keliling sebagai bagian dari upaya untuk menghidupkan dan menyemarakkan bulan suci Ramadan, sekaligus memperkuat silaturahmi antara alim ulama, umaro, dan umat.
Hal ini diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap pembangunan daerah, baik dari segi material maupun nilai-nilai moral dan sosial.
Pelaksanaan Tarawih Keliling tahun ini terasa sangat spesial karena bertepatan dengan berlangsungnya pemerintahan baru hasil Pemilu Serentak 2024, di bawah kepemimpinan Presiden RI, Gubernur, dan Bupati.
Sekda Ajat Rochmat Jatnika mengajak masyarakat untuk memanfaatkan sisa waktu bulan Ramadan dengan sebaik-baiknya.
Comment