"Jika kita bicara tentang menjaga NKRI, maka kehadiran Rupiah di pelosok pun bagian dari tugas kami," tambah Brigjen Freddy.

Baca Juga: Wujudkan Ketahanan Pangan, TNI AL Bakal Uji Coba Panen Kedelai di Lampung dan Bogor

Bank Indonesia menyiapkan Rp14,8 miliar uang tunai untuk kegiatan ini, meningkat dibanding tahun sebelumnya. 

Namun lebih dari itu, ekspedisi ini juga akan membawa semangat kebangsaan melalui edukasi Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah, pembagian perlengkapan sekolah untuk anak-anak, hingga kunjungan pelajar ke kapal perang sebagai simbol kedekatan TNI dengan rakyat.

Pelepasan ekspedisi ini disaksikan oleh berbagai pihak, termasuk Penjabat Gubernur Papua Mayjen TNI (Purn) Ramses Limbong, Forkopimda, tokoh masyarakat, perwakilan OJK, para pimpinan bank, hingga akademisi. Semuanya hadir, menyatu dalam semangat kebangsaan yang sederhana tapi mendalam.

IMG_20250516_193734.webp
EKSPEDISI: Suasana hangat menyelimuti Mako Satrol Lantamal X Jayapura, Jumat sore (16/05/2025), saat tarian adat Papua mengiringi pelepasan Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) Papua 2025.

ERB Papua 2025 juga menjadi bagian dari Festival Cenderawasih (FESCEN) yang akan digelar 13–15 Juni mendatang, sebagai rangkaian literasi keuangan dan ekonomi yang menyasar masyarakat luas.

Baca Juga: TNI AL Peduli Sesama: Pengabdian 25 Tahun Wira Pitoe, Aksi Sosial hingga Santuni Anak Yatim

Sejak pertama kali digelar pada 2012, Ekspedisi Rupiah Berdaulat telah menyambangi 655 pulau 3T di seluruh Indonesia. Dari Sabang sampai Merauke, pesan yang disampaikan tetap sama: menjaga Rupiah adalah menjaga Indonesia.