“Pemerintah sudah sangat mendukung dengan adanya undang-undang yang mengatur perlindungan jaminan sosial bagi tenaga kerja. Ini adalah mutlak hak dari seluruh pekerja dan kami akan dorong terus agar perusahaan sadar akan kewajibannya dan peserta sadar akan haknya," pungkas Chairul.
Kampanye dan edukasi terkait K3 harus terus dilakukan kepada seluruh pekerja. Pada peringatan Bulan K3 tahun ini, diharapkan tingkat kecelakaan kerja dapat terus ditekan dengan penerapan budaya K3 dan sistem manajemen K3 yang baik di seluruh lingkungan kerja.
Baca Juga: BPJS Ketenagakerjaan Cilandak Berbagi Takjil di Bulan Ramadan
Ditempat berbeda Deni Suwardani selaku Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Jakarta Rawamangun menyampaikan bahwa perlindungan terhadap pekerja, baik formal maupun informal harus menjadi prioritas bersama.
“Peringatan Bulan K3 ini menjadi pengingat pentingnya membudayakan keselamatan kerja di semua sektor. Kami BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Jakarta Rawamangun secara aktif mendorong perluasan kepersertaan, khususnya bagi sektor informal, mantra transportasi daring, Non-ASN, hingga pengurus lingkungan seperti RT dan RW,” tegas Deni.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap pekerja terlindungi, dan bila terjadi risiko kerja, santunan serta manfaat beasiswa dapat langsung diterima oleh ahli warisnya. Ini bentuk kehadiran nyata negara di saat paling sulit bagi keluarga pekerja,” tambahnya.
Penutup Deni mengatakan Kampanye dan edukasi mengenai budaya K3 dan penerapan sistem manajemen K3 akan terus diperkuat oleh BPJS Ketenagakerjaan, sejalan dengan target menurunkan angka kecelakaan kerja dan menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan produktif bagi seluruh pekerja di Indonesia.
Comment