BOGOR, CEKLISSATU - Plt Bupati Bogor, Iwan Setiawan menyebut bahwa keterlibatan TNI dalam penanganan bayi stunting adalah upaya pemerintah untuk menekan angka gagal tumbuh anak tersebut di Kabupaten Bogor.


"Ini bagian dari upaya kami untuk terus menekan angka stunting di Kabupaten Bogor. Kami yakin ini mampu untuk mengurangi angka tersebut," kata Iwan di Markas Kodim 0621 Kabupaten Bogor, Kamis 13 April 2023.


Pada tahun 2022, Iwan mengatakan bahwa Pemkab Bogor telah mampu menurunkan angka stunting menjadi 4,78. 

Baca Juga : Dandim 0621 Jadi Bapak Bayi Stunting : Kami Perbaiki Gizi Anaknya Dulu


Bahkan, apa yang telah dilakukan Pemkab Bogor tersebut dijadikan 
percontohan di tingkat nasional.


"Meski memang secara persentase jumlahnya menurun, tapi angka stunting Kabupaten Bogor masih terbilang tinggi karena jumlah penduduk yang banyak. Tapi ini terus berkurang," kata Iwan.


Sehingga, Iwan berharap apa yang terjadi pada 2022 bisa juga dilakukan tahun ini bersama dengan TNI.


"Kami terus berupaya untuk menekan stunting ini. Maka beberapa hal yang akan dilakukan selain perbaikan gizi dan obat adalah dengan mengubah pemukiman kumuh menjadi pemukiman sehat," jelas Iwan.


Sebelumnya diberitakan,
Komandan Kodim 0621 Kabupaten Bogor, Letkol (Kav) Gan Gan Rusgandara, didapuk jadi Bapak Bayi Stunting dan Polio di Kabupaten Bogor.


Gan Gan mengaku sudah merancang rencana kerjanya selama tiga bulan ke depan untuk  melakukan penanganan stunting tersebut.


"Langkah awal yang akan kami lakukan adalah melakukan perbaikan gizi bayi usia 0 atau dalam kandungan hingga berusia 1.000 hari," kata Gan Gan.