Wajah-wajah penuh keteguhan dan pengorbanan itu menyalakan kembali rasa bangganya sebagai bagian dari bangsa yang besar karena para pejuang yang setia hingga akhir.
"Momen itu membuatku semakin khusyuk. Sejenak aku merenung, siapa pahlawan sejati dalam hidupku?"
Baca Juga: Mensos Gus Ipul Pastikan Negara Bakal Beri Bantuan untuk Korban Ledakan SMAN 72 Jakarta
Pertanyaan itu membawanya pada satu nama yang selalu hidup di hatinya, alm. Brigjen TNI (Purn) Nanno Purmono, sang ayah tercinta.
"Beliau adalah cinta pertamaku, pahlawan dalam hidupku," ungkap Meinar.
"Papa lahir dari keluarga muslim, namun setia menapaki panggilannya sebagai Katolik hingga akhir hayat. Sebagai prajurit TNI AD, ia bertugas di berbagai daerah konflik dan pernah menjadi Atase Pertahanan di KBRI Singapura tahun 1997-2000."
Dengan mata yang mulai basah, Meinar mengenang bagaimana sosok ayahnya mengajarkan arti keteguhan dan pengabdian tanpa pamrih.
Comment