JAKARTA, CEKLISSATU - Badan Penyelenggaran Jaminan Sosial atau BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Jakarta Rawamangun melakukan sosialisasi manfaat program kepada kader Dasawisma Kelurahan Pulo Gadung di RPTRA Kelurahan Pulo Gadung, Jakarta Timur.
Adapun program yang disosialisasikan yakni program Penerima Upah (PU), Bukan Penerima Upah (BPU) dan program Perisai (Penggerak Jaminan Sosial Indonesia).
Para peserta sosialisasi sangat antusias mendengarkan penjelasan dari petugas BPJS Ketenagakerjaan apalagi penjelasan tentang program perisai.
Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Rawamangun Deni Suwardani menyampaikan program BPJS Ketenagakerjaan memiliki banyak manfaat. Salah satu program yang sangat terjangkau dengan iuaran yang sangat murah peserta sudah mendapat perlindungan yang maksimal.
“Sosialisasi ini dilakukan kepada seluruh Kader Dasawisma di Kelurahan Pulo Gadu
ng dengan jumlah peserta sebanyak 60 Kader Dasawisma,” kata Deni.
Suci Nuzul Lestari selaku Account Respresentative Khusus dalam mensosialisasikan program BPJS Ketenagakerjaan menjelaskan selain program perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan juga ada program keagenan yakni Perisai.
“Perisai adalah agen-agen yang bertugas untuk mengedukasi, mensosialisasi, serta memberikan pemahaman program-program BPJS Ketenagakerjaan kepada masyarakat. Perisai ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya Jaminan Sosial, tak peduli apapun profesi yang dijalani,” kata Suci.
Selanjutnya, Deni menambahkan “program perlindungan bagi masyarakat karena resiko pekerjaan bisa terjadi kesetiap orang sehingga setiap profesi yang dijalani perlu adanya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan, dengan menjadi peserta maupun agen perisai, pekerja akan merasa aman saat beraktifitas di lingkungan kerja dan tidak perlu khawatir terhadap risiko kerja yang tidak tau kapan datangnya.
Apalagi seperti kader dasawisma bekerja melayani masyarakat dari satu rumah ke rumah yang lainnya. Meski demikian semua jenis pekerjaan pasti memiliki risiko kerja dengan tingkatan yang berbeda-beda,” tutup Deni.
Comment