BANDUNG, CEKLISSATU -- Badan Karantina Indonesia (Barantin) bakal memperketat pengawasan distribusi hewan kurban, jelang perayaan Hari Raya Idul Adha 2025.

Hal itu diungkapkan Kepala Badan Karantina Indonesia Sahat Manaor Panggabean, usai Rapat Teknis Nasional Operasional dan Penegakan Hukum Karantina Ikan Tahun 2025 dengan tema Harmonisasi Kebijakan Operasional dan Penegakan Hukum dalam Rangka Percepatan Pelayanan Perkarantinaan Ikan di Kota Bandung, Kamis (08/05/2025).

Sahat menuturkan, sejumlah posko pengawasan sudah disiapkan di sejumlah titik yang menjadi rute lalulintas pengiriman hewan ternak.

Utamanya hewan ternak dari Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT), yang masuk wilayah Provinsi Jawa Barat dan Jakarta.

Baca Juga: Ini Hasil Pemeriksaan Ratusan Hewan Kurban yang Dilakukan DKPP Sebelum Idul Adha

"Ada pakai truk dan kapal. Yang pakai truk, ada pemeriksaan setiap pos. Kita pastikan ternaknya sehat dan tidak ditukar," ungkapnya. 

"Truk kita segel. Ini untuk memastikan bebas penyakit, umumnya PMK. Setiap simpul kita kawal dengan baik. Semua ternak yang kita periksa, adalah yang sehat. Selama dokumen karantina dan lainnya ada," kata Sahat.

Maka dari itu, dia memastikan masyarakat tidak perlu khawatir terhadap hewan ternak yang terdistribusikan jelang Idul Adha. Sebab, Barantin akan melakukan pengawasan ketat.