BOGOR, CEKLISSATU - Banyak kandidat yang sudah mempersiapkan jawaban matang, riset perusahaan, dan latihan wawancara, tetapi lupa bahwa penampilan juga menjadi salah satu aspek penilaian HRD. Penampilan yang tidak sesuai dengan budaya perusahaan atau standar industri bisa mencoreng nilai negatif, meskipun persiapan lisan lolos dengan baik.
Lantas, gaya berpakaian apa saja yang sebaiknya dihindari saat wawancara kerja? Simak ulasan berikut:
1. Hindari Pakaian Bermotif Ramai dan Warna yang Salah
Pakaian bermotif ramai atau warna yang terlalu mencolok bisa menciptakan "kebisingan visual" yang mengganggu fokus pewawancara. Dr. George Sik menjelaskan bahwa otak manusia secara alami mencari keteraturan, terutama dalam situasi menegangkan seperti wawancara.
Baca Juga: Dibalik Harga Murah Baju Trenddy Terdapat Bahaya Industri Fast Fashion
Pola yang terlalu ramai dapat meninggalkan kesan ketidakteraturan dan kurang profesional. Warna putih, meskipun sering dianggap bersih dan profesional justru memiliki kesan kurang ramah. Sementara warna merah pada tas atau aksesori memberikan kesan agresif dan mencolok yang sebaiknya dihindari.
2. Jangan Datang dengan Pakaian Kusut, Kotor, atau Tidak Rapi
Penampilan yang kusut, kotor, atau tidak rapi menunjukkan kurangnya persiapan dan perhatian terhadap detail. Hal ini bisa menjadi sinyal bahwa pelamar tidak serius dengan kesempatan yang diberikan. Selalu pastikan pakaian dalam kondisi bersih, wangi, dan sudah disetrika. Detail kecil ini mungkin terlihat sepele, tetapi sangat berpengaruh pada kesan keseluruhan. Gunakan deodorant agar tetap segar selama proses wawancara.
3. Hindari Celana Jeans dan Pakaian Terlalu Santai
Penggunaan jeans bisa membuat penampilan kurang profesional, bahkan saat melamar di bidang yang lebih kasual. Jika tetap ingin tampil santai, pilihlah chino atau celana bahan dengan potongan rapi. Gaya smart casual yang memadukan elemen formal seperti blazer atau kemeja dengan item kasual bisa menjadi pilihan yang lebih aman.
4. Jangan Pakai Sepatu Sandal atau Sepatu yang Tidak Nyaman
Sepatu adalah bagian yang sering terlupakan, padahal sangat penting. Sandal atau sepatu sandal yang memperlihatkan jari kaki tidak pantas untuk wawancara kerja. Pilihlah sepatu formal berbahan kulit seperti oxford, derby, atau loafers. Hindari sepatu baru yang belum pecah atau hak tinggi yang tidak nyaman.
5. Jangan Berlebihan dengan Aksesoris
Aksesoris memang bisa menjadi pelengkap, tetapi jangan berlebihan. Hindari perhiasan mencolok, lebih dari dua cincin dalam satu tangan, atau anting yang terlalu besar dan berayun. Untuk wanita, hindari cat kuku dengan warna terang yang mencolok. Kuku yang bersih dan rapi lebih disarankan untuk kesan profesional.
Penampilan dalam wawancara kerja adalah salah satu faktor penentu yang sering kali diabaikan. Ingatlah bahwa HRD menilai kandidat bahkan sejak pertama kali memasuki ruangan seperti cara berjalan, senyum, hingga penampilan menjadi bagian dari penilaian yang tidak bisa dihindari.
Ade Pramitha
Comment