Misalnya, seseorang cukup mengatakan bahwa dirinya memiliki jadwal yang sudah penuh atau sedang fokus menyelesaikan pekerjaan lain. Penjelasan yang singkat dan jujur biasanya lebih mudah diterima dibandingkan alasan yang dibuat-buat.
3. Gunakan Bahasa yang Tetap Menghargai
Pemilihan kata juga memengaruhi cara penolakan diterima oleh orang lain. Mengawali jawaban dengan ungkapan terima kasih atau apresiasi menunjukkan bahwa permintaan tersebut tetap dihargai meskipun tidak dapat dipenuhi.
Contohnya, "Terima kasih sudah mempercayai saya, tetapi saya belum bisa mengambil tanggung jawab tersebut saat ini." Cara ini dinilai mampu menjaga hubungan tetap baik tanpa mengurangi ketegasan.
4. Hindari Merasa Harus Selalu Menyenangkan Semua Orang
Banyak orang menerima permintaan karena merasa tidak enak hati atau takut dinilai negatif. Padahal, para ahli kesehatan mental menegaskan bahwa tidak mungkin seseorang dapat memenuhi semua harapan orang lain.
Baca Juga: Produksi Jas Hujan di Bogor Meningkat
Belajar mengatakan "tidak" pada situasi tertentu justru membantu menjaga keseimbangan antara tanggung jawab terhadap orang lain dan kebutuhan diri sendiri. Dengan demikian, seseorang dapat menghindari kelelahan akibat terlalu banyak mengambil komitmen.
5. Tawarkan Alternatif Jika Memungkinkan
Apabila situasinya memungkinkan, penolakan dapat disertai alternatif solusi. Misalnya, ketika tidak dapat membantu secara langsung, seseorang dapat merekomendasikan orang lain yang lebih sesuai atau menawarkan bantuan pada waktu yang berbeda.
Namun, psikolog mengingatkan bahwa memberikan alternatif bukanlah sebuah kewajiban. Jika memang tidak memungkinkan membantu dalam bentuk apa pun, menyampaikan penolakan dengan sopan tetap merupakan pilihan yang dapat diterima.
Comment