BOGOR, CEKLISSATU - Gempa bumi sebesar 5.6 magnitude di Cianjur Jawa Barat pada 21 Nopember 2022 lalu, membuat masyarakat dari berbagai kalangan untuk memberikan bantuan. Pasalnya, bencana alam itu menewaskan ratusan warga dan ribuan warga harus mengungsi.


Salah satunya, Universitas Pakuan (Unpak) dan LLDIKTI 4 Jabar membuka posko di Kampung Panumbangan RT.004/RW.001 Desa Cibulakan Kabupaten Cianjur.


"Sebanyaj 8 nahasiswa sebagai tim Advance dan Assesment awal oleh Mahasiwa Pecinta Alam Universitas Pakuan (WAPALAPA) membantu evakuasi mobil yang tertimbun longsor dikawasan Tapal Kuda Jalan Akses Nasional Cipanas-Cianjur,"ungkap Andi Chairunnas Direktur Kemahasiswaan Universitas Pakuan Bogor.

Baca Juga : Peduli Gempa Bumi Cianjur, Katar Desa Cilaku Open Donasi

Ia mengatakan, peran posko Unpak Bogor & LLDIKTI 4 Jabar membuat kebutuhan mendesak darurat seperti sarana air bersih, dropping logistik untuk masyarakat sekitar yang terdampak gempa.

"Alhamdulilah bisa mendistribusikan pipanisasi sepanjang 250 meter dengan menjadi 2 bagian titik air bersih yang dapat dimanfaatkan oleh 80 KK, 400 Jiwa, Dewasa 350 Anak 38 & Balita 12,"jelasnya.

Ia menegaskan, posko Unpak & LLDIkTI 4 Jabar akan terus memaksimalkan bantuan, dan memperkuat tim agar bisa membantu serta meringankan korban bencana alam.