CIANJUR, CEKLISSATU - Seorang pedagang perlengkapan mandi dan kosmetik di Pasar Induk Pasir Hayam, Kecamatan Cilaku, Canjur, Jawa Barat diduga menjadi korban hipnotis oleh dua warga negara Timur Tengah, Kamis 5 Agustus 2022.
Aksi kejahatan dua pelaku ini terekam kamera pengawas atau CCTV yang terpasang di tokonya itu. Akibat dari kejadian tersebut korban mengalami kerugian Rp 50 juta.
Wawan Gunawan (58) korban hipnotis mengungkapkan mulanya dua pelaku mengunjungi tokonya dan membeli sabun dan shampo.
Saat melakukan pembayaran, kedua pelaku mengajaknya berbicara dengan menggunakan bahasa Arab dan bahasa Inggris. Tanpa disadari oleh korban, kedua pelaku silih berganti mengambil uang yang ada di dalam tas milik Wawan.
“Waktu pas bayar dia bicara pake bahasa Arab dan Inggris. Dia lihatin saya terus. Dan saya gak sadar kalau pelaku ambil uang saya di dalam tas,” ujarnya.
Dirinya baru menyadari jika uang yang ada di dalam tasnya berkurang saat menghitung uang hasil penjualannya itu.
"Saya hitung, uang hilang Rp 50 juta. Karena penasaran, saya langsung melihat rekaman CCTV toko," kata.
Setelah memutar rekaman kamera pengawas terungkap bahwa tangan dua warga Timur Tengah itu terlihat meroggoh isi tas korban dan berhasil mencuri uangnya itu.
“Terlihat jelas mereka ambil uang saya di tas sambil ngajak ngobrol. Saya baru sadar kalau saya dihipnotis,” ungkap Wawan.
Meski demikian, korban tidak melaporkan kasus kejahatan yang melibatkan warga asing ini ke pihak kepolisian.
“Gak pak, saya gak lapor ke polisi, gak ada waktu,” tutupnya.
Comment