BOGOR, CEKLISSATU.COM - Dua kepala keluarga (KK) di Kampung Kebon Manggis, Kelurahan Paledang, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, terpaksa mengungsi ke rumah kerabat setelah tebing Sungai Cisadane longsor dan merusak bagian rumah mereka.


Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor, Dimas Tiko Prahadisasongko, mengatakan peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu, 21 Februari 2026, sekitar pukul 23.30 WIB.


“Hujan deras dan tergerus aliran Sungai Cisadane,” ujar Dimas dalam keterangannya, Minggu (22/2/2026).


Menurutnya, hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut disertai tanah yang tergerus aliran sungai diduga menjadi penyebab longsor yang berdampak pada dua rumah warga.

Baca Juga: 20 Warga Masih Belum Ditemukan, Basarnar Resmi Tutup Operasi SAR Longsor Cisarua Bandung


“Kejadian ini menyebabkan tanah longsor di belakang rumah Bapak Anwar serta Ibu Heni dan membuat dua rumah tersebut bagian dapur serta kamar mandi terbawa longsoran,” terang Dimas.


Akibat kejadian tersebut, dua rumah warga mengalami kerusakan pada bagian dapur dan kamar mandi. Satu rumah dihuni dua jiwa, sementara satu rumah lainnya dihuni satu jiwa. Para penghuni terdampak untuk sementara mengungsi ke rumah keluarga terdekat.


Dimas menambahkan, pihaknya menerima laporan kejadian longsor pada Minggu pukul 09.00 WIB dari pihak kelurahan melalui media sosial.


“Kami terima laporan (tanah longsor) hari Minggu pukul 09.00 WIB dari pihak kelurahan via media sosial. Assessment sudah selesai dilakukan oleh personel TRC-PB BPBD Kota Bogor di lokasi kejadian,” tuturnya.


Pasca kejadian, personel BPBD Kota Bogor telah melakukan asesmen di lokasi serta berkoordinasi dengan pihak kecamatan, kelurahan, serta RT dan RW setempat untuk melakukan pemantauan lanjutan guna mengantisipasi potensi longsor susulan.