“Kami terus mengimbau pengunjung agar tetap berhati-hati. Kami ingin pengunjung bisa melihat bunga bangkai, tetapi yang paling utama adalah keselamatan, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” ujarnya.
Terkait masa mekar, Zaenal menyebut bunga bangkai hanya mekar sempurna dalam waktu singkat.
“Bunga bangkai ini memang tidak mekar lama. Mekar sempurna terjadi sekitar pukul dua dini hari dan, menurut peneliti, hanya bertahan dua hingga tiga hari tergantung kondisi cuaca,” jelasnya.
Baca Juga: Awalnya Dikira Umbi, Warga Bogor Selatan Kaget Tanamannya Mirip Bunga Bangkai
Ia menambahkan, antusiasme masyarakat sudah terlihat sejak pihak pengelola mengumumkan potensi mekarnya bunga tersebut sepekan sebelumnya, saat tinggi spadiks mencapai sekitar 85 sentimeter.
“Kami sudah memublikasikan informasi sejak seminggu lalu agar masyarakat mengetahui bahwa bunga bangkai yang sudah lama tidak muncul ini akan segera mekar,” katanya.
Zaenal juga menjelaskan bahwa meski sempat mekar pada 2020, bunga tersebut berasal dari umbi yang berbeda.
“Terakhir mekar pada 2020, tetapi itu bukan umbi yang sama. Umbi ini terakhir muncul pada 2014,” ujarnya.
Comment