BOGOR, CEKLISSATU.COM – Ratusan jemaah haji yang tergabung dalam Kloter 10 asal Kota Bogor tiba di Balai Kota Bogor pada Jumat (12/6/2026) malam.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Bogor, Indra Karmawan mengatakan, bahwa secara umum seluruh jemaah haji tiba di Tanah Air dalam keadaan selamat.
Namun, terdapat satu jemaah haji yang harus mendapatkan penanganan medis setibanya di Indonesia.
Baca Juga: Pastikan Semua Jemaah Indonesia Sudah di Makkah, Kemenhaj Fokus Siapkan Puncak Haji
“Hari ini dijadwalkan kepulangan Kloter 10 asal Kota Bogor. Jumlah total jemaah seharusnya ada 445 orang. Begitu mendarat, ada satu orang jemaah yang langsung dilarikan ke rumah sakit atas nama Ibu Rohaya,” ujar Indra saat ditemui di Balai Kota Bogor.
Menurut Indra, jadwal penerbangan Kloter 10 sempat mengalami keterlambatan selama dua jam dari Bandara Internasional King Abdulaziz, Jeddah.
“Alhamdulillah seluruh jemaah selamat sampai di Tanah Air, meskipun jadwal penerbangan untuk Kloter 10 ini sempat mengalami keterlambatan (delay) selama dua jam dari Bandara Internasional King Abdulaziz, Jeddah. Jemaah yang seharusnya dijadwalkan mendarat pukul 15.10 WIB, baru terealisasi landing pada pukul 17.10 WIB,” ungkapnya.
Keterlambatan penerbangan tersebut berdampak pada jadwal kedatangan rombongan di Asrama Haji Embarkasi dan waktu kepulangan ke daerah.
“Awalnya kami memproyeksikan rombongan tiba di Balai Kota Bogor pada pukul 20.00 WIB, namun baru terealisasi sampai di sini sekitar pukul 21.30 WIB,” katanya.
Dalam proses pemulangan jemaah dari Asrama Haji menuju Balai Kota Bogor, panitia menyiapkan total 12 unit bus.
“Total bus yang disediakan ada 12 unit. Rinciannya, 11 unit bus terisi penuh oleh rombongan jemaah, sedangkan satu unit bus lainnya dikosongkan sebagai armada cadangan untuk mengantisipasi kendala teknis di jalan,” kata Indra.
Baca Juga: Lepas 787 Calon Jemaah Haji Asal Kota Bogor, Dedie Rachim Harap Kebijakan untuk Percepat Masa Tunggu
Sementara itu, pengangkutan koper besar milik jemaah dilakukan secara terpisah menggunakan armada truk yang difasilitasi Pemerintah Kota Bogor.
Comment