Kota Bogor-Rencana Pemkot Bogor membangun Sekolah Rakyat di kawasan Rancamaya, didukung penuh Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor. Dukungan tersebut disampaikan langsung Direktur Utama Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor, Rino Indira Gusniawan, saat menghadiri audiensi bersama Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial RI, Dr. Robben Rico, dan Sekretaris Daerah Kota Bogor, H. Denny Mulyadi, S.E., M.Si.
Audiensi tersebut digelar guna memperkuat sinergi lintas instansi dalam mematangkan kesiapan pembangunan Sekolah Rakyat, khususnya terkait penyediaan sarana pendukung seperti pasokan air bersih. Langkah ini diharapkan dapat mempercepat perluasan akses pendidikan sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah sekitar.
Dalam kesempatan tersebut, Rino Indira Gusniawan menyampaikan bahwa pihak Perumda Tirta Pakuan telah mematangkan perencanaan jaringan suplai air bersih untuk menunjang operasional kawasan tersebut.
”Kami dari PDAM telah mempersiapkan jaringan untuk air sumber perumahan. Namun, ke depannya kita ingin memastikan bahwa kebutuhan, keterlibatan, maupun pengembangan masyarakat di sekitar Sekolah Rakyat itu juga harus diperhatikan,” ujar Rino, Minggu (11/10/2026).
Selain kesiapan teknis di lapangan, Rino juga menekankan pentingnya kepastian koordinasi dan pola komunikasi antara pemerintah daerah dengan pemerintah pusat. Hal ini krusial agar keberadaan Sekolah Rakyat tidak hanya memenuhi aspek utilitas dasar, tetapi juga memberikan dampak positif yang nyata bagi warga setempat.
”Mudah-mudahan hari ini kita bisa mendapatkan kejelasan mengenai komunikasi dan koordinasi dengan pusat ke depannya seperti apa,” tambahnya.
Melalui koordinasi dan sinergi yang erat antarlembaga ini, pembangunan Sekolah Rakyat di Rancamaya diharapkan dapat berjalan optimal dengan dukungan infrastruktur mendasar yang memadai dan ramah lingkungan.
Seperti diketahui, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) tengah melakukan pematangan lahan untuk pembangunan Sekolah Rakyat di Kelurahan Rancamaya, Kecamatan Bogor Selatan. Sekolah tersebut diproyeksikan menjadi fasilitas pendidikan berasrama bagi sekitar 2.000 siswa jenjang SMP dan SMA dari keluarga prasejahtera di Kota Bogor.
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim mengatakan, saat ini Pemkot Bogor masih melakukan evaluasi terhadap bidang tanah yang akan dikerjasamakan dengan Kementerian Sosial untuk pembangunan Sekolah Rakyat.
“Yang pertama saya minta evaluasi terutama terkait bidang (tanah) yang akan kita kerjasamakan bersama Kementerian Sosial Republik Indonesia membangun Sekolah Rakyat Bogor Kota,” kata Dedie Rachim usai meninjau lokasi rencana pembangunan Sekolah Rakyat di Rancamaya, beberapa waktu lalu.
Ia melihat terdapat sejumlah aset pemerintah daerah di sekitar lokasi yang berpotensi dimanfaatkan untuk menunjang keberadaan Sekolah Rakyat.
Comment