"Kita dorong agar desa-desa lainnya ikut berinovasi menciptakan identitas batik lokalnya. Sehingga lahir semangat kompetisi yang sehat, bukan untuk menjatuhkan, tapi saling membangun," tegasnya.

Baca Juga: Ajak Warga Cintai Pangan Lokal, Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bogor Hadirkan Bagas di Kabogorfest 2025

Senada, Ketua Panitia Hari Jadi Bogor ke-543, Yudi Santosa menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada berbagai pihak yang turut andil dalam memajukan potensi UMKM dan batik lokal. 

Khususnya, kepada Forum UMKM dan Manajemen Atiro yang memberikan ruang ekspresi bagi Batik Kemang, serta peran komunitas kreatif Pakuan yang terus mendorong semangat memajukan produk lokal.

"Hari ini kita menyaksikan semangat itu hadir nyata. Dari Batik Kemang, kami berharap akan tumbuh kampung-kampung batik di seluruh 40 kecamatan se-Kabupaten Bogor,” terang Yudi.

IMG_20250623_115833.webp
PROMOSIKAN BATIK KEMANG: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melalui Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Bogor, hadirkan Fashion Show Batik Kemang dengan tema Kemang dalam warna dan warisan, menuju Green Economy dan Smart Village di Kabogorfest melibatkan berbagai kalangan, pada Minggu (22/06/2025).

Ditempat yang sama, Rektor Universitas Pakuan Bogor, Didik Notosudjono menambahkan, Batik Kemang kini tidak hanya unggul dalam nilai budaya dan ekonomi, tapi juga menjadi pionir dalam penerapan teknologi ramah lingkungan. 

Baca Juga: Tampilkan Simulasi dan Peralatan Penyelamatan ke Pengunjung, Damkar Hadir Edukatif di Kabogorfest 2025

“Dengan kolaborasi pentaholik yang melibatkan kami akademisi, tentunya kami siap terus menjadi mitra strategis untuk mendukung produk lokal yang berdaya saing,” ucapnya.