BOGOR, CEKLISSATU  - Dalam upaya meningkatkan kapasitas  apartur Pemerintah Desa Cilaku Kecamatan Tenjo Kabupaten Bogor Jawabarat bekerja sama dengan Praktisi Jurnalis dari  salah satu TV swasta yang sudah terverifikasi Dewan Pers menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Jurnalistik dan Literasi Media untuk masyarakat Setempat Tahun 2025 pada minggu (15/6), bertempat di Aula Majlis Ta'lim Desa Cilaku.

Kegiatan ini diikuti oleh perangkat Desa Cilaku beserta Karang Taruna Kecamatan Tenjo dan bertujuan untuk meningkatkan kemampuan jurnalistik aparatur pemerintahan desa dalam menghadapi tantangan dan peluang era digital serta memperkuat keterbukaan informasi publik.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Cilaku Jumadi, menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut dan menyebutkan bahwa pelatihan jurnalistik merupakan langkah strategis untuk memperkuat sumber daya manusia (SDM) aparatur pemerintah desa dalam hal publikasi, pengelolaan media sosial, dan penyampaian informasi kepada masyarakat.

Baca Juga: Tingkatkan SDM Pengemudi Angkutan Barang, Kemenhub Bersama PT Peduli Lestari Indonesia Lakukan Ini

“Kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat SDM aparatur pemerintah desa di bidang publikasi dan komunikasi serta pengelolaan media sosial pemerintah desa,” ujar Jumadi 

Lebih lanjut, Jumadi menyampaikan bahwa di era transformasi digital seperti sekarang ini, jurnalistik memegang peran penting sebagai alat kontrol sosial dan jembatan keterbukaan informasi antara pemerintah dengan masyarakat.

“Pengelolaan media sosial yang baik akan membangun kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah Desa. Masyarakat juga dapat mengikuti dan mengetahui program serta kegiatan yang dilakukan oleh pemerintah desa,” imbuhnya.

Kepala Desa Cilaku juga menegaskan bahwa kemampuan jurnalistik penting dimiliki oleh aparat desa karena dalam arus deras informasi saat ini, informasi yang disampaikan harus lugas, padat, dan jelas, agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat.

Baca Juga: Direktorat PDLKWS KLHK Gelar Bimtek Percepatan Penyusunan Dokumen KLHS di Jawa Timur

Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Produser TV swasta Nasional yang sudah terverifikasi Dewan Pers Dendi Chusnawan dan Daru Supriadi Koordinator Korda  disalah satu TV swasta di Jakarta yang memberikan materi seputar prinsip dasar jurnalistik, teknik penulisan berita, strategi pengelolaan opini publik, dan pemanfaatan media sosial sebagai sarana publikasi pemerintah desa.

Sementara, menurut Dendi Chusnawan dalam paparannya didepan para peserta, Kinerja Jurnalis mainstream, jurnalis yang bekerja di media massa arus utama (mainstream media), yang secara umum memiliki kredibilitas dan reputasi yang baik dalam menyajikan berita dan informasi kepada publik. Mereka bekerja dengan prinsip-prinsip jurnalistik yang ketat, termasuk verifikasi fakta, pelaporan berimbang, dan kode etik jurnalistik. 

"Media mainstream itu pasti sudah terdaftar di Dewan Pers berikut dengan wartawannya, Dan mempunyai kredibilitas yang tinggi untuk menjunjung dalam kode etik jurnalistiknya". Ungkapnya 

Ditempat yang sama Daru Supriadi mengatakan literasi jurnalistik ini sangatlah penting bagi Pemerintah maupun masyarakat agar melek teknologi informasi yang semakin masif saat ini, dirinya menjelaskan tentang penggunaan Media sosial yang perlu diperhatikan oleh pemerintah, di era digital ini Segala sesuatu akan pasti viral, namun harus tahu bagaimana cara pengunaan media sosial tersebut agar tidak tersangkut dengan hukum. Katanya 

" Media digital saat ini sangat penting untuk pemerintah media sebagai branding kegiatan yang dilakukan oleh pemerintah setempat, seperti pembangunan infrastruktur jalan yang sudah terprogram anggaran dari pemerintah Desa maupun tingkat Kota maupun Kabupaten, pada dasarnya Seorang Wartawan ataupun Jurnalis merupakan alat kontrol sosial yang melakukan peliputan berita dan menyajikan informasi kepada masyarakat". Imbuhnya 

Karang Taruna Kecamatan Tenjo, Suherman Oki menanggapi kegiatan yang dilakukan oleh Pemerintah Desa Cilaku tentang Bimbingan Teknis Jurnalistik dan Literasi Media untuk masyarakat. Kegiatan ini sebagai gerbang untuk Karang Taruna untuk lebih jauh mengenal kinerja wartawan main stream dan non mainstream yang perlu kita ketahui.

Lanjut Jumadi berharap melalui kegiatan ini, aparatur desa dapat mengetahui kinerja seorang wartawan mainstream, yang benar - benar menjalankan tugasnua sesuai dengan kode etik jurnalistiknya. 


“Saya berharap kegiatan ini dapat dilaksanakan secara rutin dan berkelanjutan guna menciptakan pemerintah desa yang informatif dan adaptif di era digital,” tutupnya