BOGOR, CEKLISSATU.COM - Ratusan sopir angkot mendatangi Balai Kota Bogor, menuntut penghapusan kebijakan peremajaan armada dan penghapusan angkot tua, Kamis (23/10/2025).

Asisten Pemerintahan (Aspem) Setda Kota Bogor, Eko Prabowo mengatakan, pihaknya sudah menemui perwakilan koperasi, pengusaha angkot dan sopir angkot.

"Pada dasarnya kita terima semua keluhan dan masukan dari teman-teman, dan akan jadi bahan pertimbangan kebijakan transportasi Kota Bogor ke depannya," ujar Eko, di Balai Kota Bogor, Kamis (23/10/2025).

Baca Juga: Ratusan Sopir Angkot Kota Bogor Kepung Balai Kota, Tuntut Kebijakan Peremajaan Armada

Eko mengatakan, para sopir angkot itu berharap agar Pemkot menunda penghapusan angkot yang berusia di atas 20 tahun karena kondisi ekonomi mereka saat ini belum memungkinkan untuk melakukan peremajaan kendaraan.

Terkait hal itu, kata Eko, regulasi penataan transportasi di Kota Bogor telah diatur dalam Peraturan Daerah sejak tahun 2016.

Dalam kebijakan tersebut, sudah terdapat tahapan konversi, reduksi, hingga pelaporan (reporting) terkait pembenahan sistem transportasi umum. 

Baca Juga: Satu Angkot Hangus Terbakar di Jembatan Merah

Namun, ia mengakui bahwa implementasi di lapangan memerlukan penyesuaian agar tidak menimbulkan dampak sosial-ekonomi bagi para pengemudi.

"Prinsipnya, semua masukan dari para sopir akan kami akomodasi. Keputusan akhir akan dibahas bersama pimpinan dan Dinas Perhubungan agar kebijakan yang diambil tetap berpihak kepada masyarakat serta mendukung penataan transportasi yang lebih baik," ujarnya.

Terkait tuntutan jangka pendek para sopir angkot yang ingin agar kendaraan yang sudah dikandangkan untuk dikeluarkan, Eko menyebut, akan segera dibahas secara teknis oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor. 

Baca Juga: Rekaman CCTV Angkot Terjungkal di Nanggung Bogor Viral, Disebut Mirip Film Kartun, Kasihan Tapi Lucu

"Tujuannya, agar solusi yang ditetapkan tidak hanya menyentuh aspek regulasi, tetapi juga memperhatikan kesejahteraan para sopir yang menggantungkan hidup dari sektor transportasi tersebut," ujarnya.

Pemkot Bogor berkomitmen mencari formula terbaik agar proses modernisasi transportasi tetap berjalan tanpa menimbulkan kesenjangan ekonomi di kalangan pengemudi angkutan kota.