"Jadi dari Pak Iswara-lah saya belajar kemudian menyelenggarakan briefing staf secara rutin dan melakukan pencatatan-pencatatan jadi beliau itu administrator handal." tuturnya. 

"Dan, lanjut Bima Arya, anak didik beliau itu banyak yang sekarang menempati posisi-posisi strategis, ada Pak Denny dan Pak Ganjar. Jadi beliau. (Pak Iswara) dikenal orang  yang senang menyiapkan generasi muda, berbagi pengalaman, dan menjadi mentor yang baik. Menurut saya."terang nya. 

Sebagai salah satu orang yang pernah mendapatkan pengalaman saat semasa hidup Almarhum Iswara Natanegara, kini Bima Arya sangat merasa kehilangan. 


"Tentu saya merasa sangat kehilangan, Satu hal lagi yang saya kenang, beliau itu selalu datang kalau diundang ke acara-acara di Balai Kota. Selama beliau masih sehat, pasti datang. Bahkan kalau saya telepon pun, beliau pasti datang." ucap nya. 

Bukan hanya itu, Bima Arya merasa sangat terkesan dengan Figur Almarhum Iswara Natanegara yang tidak pernah merepotkan seseorang dan jika di undang selalu bisa menyampatkan hadir. 

Baca Juga: Usai Dilantik Jadi Sekda Kota Bogor, Denny Mulyadi akan Mengakselerasi Visi Misi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor. 

"Yang paling berkesan, beliau tidak pernah merepotkan. Seringkali, tiba-tiba saja beliau sudah ada di titik acara, tanpa banyak pemberitahuan. Kadang saya masih menunggu, dan tiba-tiba ada kabar, 'Pak Iswara sudah datang, Beliau tidak pernah minta dijemput atau dilayani secara berlebihan.Itu kesan saya tentang beliau. Sosok yang rapi, rendah hati, dan sangat menginspirasi." Paparnya. 

Menurut informasi yang di peroleh Bima Arya Jenazah Almarhum H. R Iswara Natanegara akan di makamkan pada hari Senin pagi di Bandung. 

"(Senin, 7/7/2025) katanya dimakamkan di Bandung."jelasnya.