KABUPATEN BOGOR, CEKLISSATU.COM - Dinas Kebudayaan Kabupaten Bogor menilai identitas budaya Bogor hingga kini belum terbentuk secara jelas.
Plt (Pelaksana Tugas) Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Bogor, Yudi Santosa mengatakan pengembangan kebudayaan tidak akan dipusatkan di satu lokasi, melainkan diperkuat melalui ekosistem yang sudah ada.
“Kebudayaan untuk penataannya tersebar di komunitas-komunitas, di ekosistem-ekosistem yang sudah ada,” ujar Yudi, Sabtu (10/1/2026).
Baca Juga: Sepuluh Kepala Daerah Siap Presentasi Anugerah Kebudayaan PWI Pusat 2026
Ia menyebut penataan akan menyasar cagar budaya, sanggar, serta para pelaku seni dan budaya yang selama ini berjalan sendiri-sendiri.
“Komunitas-komunitas itu yang kita angkat untuk kemudian membantu. Kita siapkan, kita kumpulkan dan pembinaan, kita juga akan perhatikan mereka, kemudian para budayawan juga sama seperti itu,” jelas Yudi.
Menurut dia, lemahnya identitas budaya Bogor terlihat dari belum adanya narasi yang utuh soal karakter dan sejarah daerah.
Baca Juga: Damkar Kabupaten Bogor Masuk Era Digital, Aplikasi Simpadampro Optimalkan Waktu Tanggap Kebakaran
“Bogor sampai dengan hari ini kalau ditanya budaya Bogor atau karakter apa sih, enggak ada jawaban yang pasti. Sejarahnya seperti apa, itu pun masih ada yang miss,” katanya.
Ia menegaskan, pembenahan tersebut menjadi tugas utama Dinas Kebudayaan ke depan sesuai arahan Bupati Bogor.
Yudi menambahkan, penguatan budaya akan diawali dengan pembenahan cagar budaya dan penguatan sumber daya komunitas agar saling terhubung dati wilayah barat hingga timur Kabupaten Bogor.
Baca Juga: BPS Siap Bangun Politeknik Statistik STIS di Gunung Sindur Bogor, Ini Dampak Untuk Warga
“Yang program khusus terutama penguatan cagar budaya itu masih belum tertata dengan baik. Kedua sumber dayanya, komunitasnya, ekosistemnya, kita perkuat,” kata Yudi.
Saat ini, lanjut dia, komunitas budaya masih bergerak secara terpisah. Ke depan, seluruh elemen tersebut akan disatukan dalam satu kerangka besar kebudayaan Bogor.
Comment