KABUPATEN BOGOR, CEKLISSATU -- Aktivitas berkemah atau kemping menjadi salah satu pilihan wisata mengisi liburan bersama keluarga atau rekan.
Dari sekian banyak tempat kemping, Camp Pertanian di Desa Cipelang, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor, bisa menjadi salah satu alternatif berkemah yang unik dan menarik.
Tempat kemping di kawasan selatan Kabupaten Bogor ini memiliki sejumlah keunggulan. Selain menawarkan hawa sejuk dan view terbuka 180 derajat berada di kaki Gunung Salak, di Camp Pertanian wisatawan bisa sekaligus bercocok tanam beragam jenis tanaman dan sayuran.
Keseruan berkemah sambil bertani seperti dirasakan keluarga Yasroil beserta istrinya Nursanti dan ketiga anaknya.
"Saya dan keluarga cukup tertarik saat membaca promosi di media sosial. Kita bisa kemping sambil belajar bertani dan menanam pohon. Apalagi harganya cukup murah, satu tenda hanya sewa Rp100 ribu," ucap Yasroil, wisatawan asal Serpong, Tangerang, Banten, Minggu (29/06/2025).
Menurut Yasroil, keluarganya baru pertama kali ini melakukan wisata dengan konsep melakukan kegiatan menanam pohon untuk penghijauan dan pertanian.
"Ini pengalaman pertama. Konsepnya keren. Anak-anak saya ikut senang," ujar Yasroil.
Sekadar informasi, Camp Pertanian ini dikembangkan oleh Himpunan Petani dan Peternak Milenial Indonesia (HPPMI) Kabupaten Bogor ini yang bertujuan untuk membangun kesadaran masyarakat khususnya wisatawan untuk melestarikan alam dan mencintai pertanian.
"Kami sengaja menyodorkan konsep wisata edukasi pertanian dan penghijauan ini untuk menumbuhkembangkan kesadaran wisatawan dan masyarakat umumnya agar ikut andil dalam pelestarian lingkungan. Jadi bukan sekadar berwisata menikmati keindahan alam," ungkap Ketua HPPMI Kabupaten Bogor, Yusuf Bachtiar.
Setiap wisatawan yang berkemah di Camp Pertanian, kata Yusuf, maka satu sampai tiga bulan kemudian dapat kembali ke lokasi untuk menengok hasil pertaniannya.
"Saru atau tiga bulan kemudian wisatawan dapat kembali ke sini untuk panen atau melihat hasil pertaniannya. Biaya Rp100 ribu itu sebagian digunakan untuk biaya perawatan tanaman dan pupuk. Sedangkan jenis tanamannya bisa dipilih sesuai yang telah kami sediakan," jelas Yusuf. (ACEP MULYANA)
Comment