JAKARTA, CEKLISSATU – Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta mengusulkan penambahan armada ambulans untuk meningkatkan layanan kesehatan bagi warga.
Rencana penambahan ambulans itu sebanyak 11 unit, yang terdiri dari lima untuk Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dan enam untuk puskesmas.
Sekretaris Komisi E DPRD DKI Jakarta Justin Adrian mengatakan, pihaknya mendukung penambahan armada ambulans tersebut.
Baca Juga: Efisiensi Anggaran, Dedi Mulyadi Minta Kendaraan Dinas Dijadikan Ambulans
“Selama ini ambulans yang ada harus melayani hampir 11 juta penduduk Jakarta, bahkan ditambah warga dari luar Jakarta,” ujar Justin, Rabu (6/8/2025).
Namun, Justin menekankan bahwa penambahan armada ini harus diikuti dengan pemanfaatan yang optimal. Ia tak ingin ambulans baru tersebut hanya terparkir atau sulit diakses masyarakat.
“Yang penting, nanti kalau ambulansnya sudah ada, jangan hanya diparkir saja. Jangan sampai masyarakat tetap kesulitan mendapat akses ambulans,” ujarnya.
Baca Juga: BRI KC Kramat Jati Serahkan CSR Berupa Satu Ambulans ke DITKUMAD
Untuk memastikan penambahan itu efektif, Komisi E meminta Dinkes menyerahkan data terkini mengenai lokasi ambulans yang sudah ada dan rencana penempatan 11 unit ambulans tambahan.
Dijelaskan Justin, data ini penting untuk memantau peningkatan waktu tanggap atau response time yang diharapkan.
“Kita minta data lokasi ambulans saat ini dan rencana penyebaran yang baru, supaya kita bisa melihat apakah ada peningkatan kualitas layanan, terutama dari segi kecepatan respons,” tambahnya.
Baca Juga: Tiga Unit Ambulans dari Siloam Hospitals Group Beri Rasa Nyaman Bagi Peserta Lari di Bandung
Lebih jauh, Justin menyebut, anggaran satu unit ambulans yang diajukan Dinkes berkisar Rp800 juta hingga Rp1,2 miliar, tergantung spesifikasi.
“Kalau ambulans itu sudah dilengkapi alat-alat seperti defibrilator, harganya tentu berbeda. Tapi kita akan tetap pastikan kewajarannya,” tutup Justin.
Comment