"Uji zig-zag ini dihilangkan, dan menjadi leter S. Uji berbalik arah atau U turn, semula itu lebarnya 1,2 meter menjadi 1,6 meter. Jumlah patoknya 17 sekarang jadi 11. Hal itu untuk mempertimbangkan kemudahan dan unsur keselamatan," paparnya.

Selanjutnya, panjang lintasan semula 10 meter menjadi 12 meter. Jarak antara patok 2 meter dan 1 meter menjadi 3 meter dan 1 meter. Lebar lintasan di tikungan, sambung Bismo, lebar 4 meter menjadi 4,5 meter sehingga titik manuvernya menjadi lebih mudah.

"Ada juga perubahan pada uji reaksi rem dan menghindar. Jarak patok semua 2 meter menjadi 3 meter, lebar lintasannya menjadi lebih lebar 1,6 meter. Jumlah patok 33 buah menjadi 24 buah. Sedangkan, uji angka 8 berubah menjadi huruf S, sudah melalui proses validitas dan proses ilmiah oleh para pakar dan juga sudah melalui penelitian dilakukan di negara Jepang dan Singapura," tegasnya.