"Yang jelas kami masih meraba-raba, kami juga masih melihat-lihat. Yang jelas pertama kalau dalam satu sebuah bahasa dari agama itu sebelum kita masuk ke dunia politik itu harus betul-betul bisa menganalisa dulu," kata Yusuf Ridwan.
Ia menekankan pentingnya analisis mendalam untuk memahami kerja-kerja yang akan dilakukan di Komisi I.
Sebagai langkah awal, Yusuf Ridwan akan memprioritaskan persoalan-persoalan besar di Kabupaten dan Kota Sukabumi, termasuk alih fungsi gunung dan masalah sungai. Ia menyebut bahwa almarhum anggota sebelumnya juga fokus pada isu-isu ini.
"Yang jelas bahwa ketika kemarin itu almarhum itu di antaranya yang paling prioritas adalah tentang personal persoalan yang begitu besar di kabupaten dan kota Sukabumi dapil kami sendiri itu tentang personalan alih fungsi gunung kemudian tentang personalan sungai dan lain sebagainya," jelasnya.
Yusuf Ridwan juga mengaitkan hal ini dengan program "Jabar Istimewa" Gubernur Jawa Barat, yang menyebutkan Sukabumi sebagai daerah rawan bencana.
"Hal ini sesuai dengan kenyataan di lapangan," pungkasnya.