Sejak pertama kali diperkenalkan pada 29 November 2023, DeepSeek mengalami lonjakan pertumbuhan yang signifikan. Dalam waktu singkat, jumlah unduhannya di platform digital seperti App Store dan Play Store mampu menyaingi ChatGPT, sebagai salah satu AI pendahulunya.

Salah satu faktor yang menarik perhatian banyak orang adalah kemampuannya dalam mendukung hingga 128K context window. 

Baca Juga: Halal Bihalal di Lingkungan Pemkab Bogor, Wabup Jaro Ade Sampaikan Sejumlah Pesan

Hal ini memungkinkan pemrosesan teks baik berupa prompt atau dokumen yang memuat sekitar 128.000 kata atau simbol (token) secara gratis, yang mana hal tersebut merupakan salah satu fitur premium ChatGPT (GPT-4) yang mengharuskan penggunanya untuk berlangganan.

Dari segi fungsionalitas, DeepSeek kerap disandingkan dengan ChatGPT karena keduanya memiliki performa yang sama-sama unggul. Kendati demikian, ada perbedaan dalam orientasi pemanfaatannya. 

ChatGPT cenderung lebih optimal apabila ditujukan untuk prompt yang interaksif dan komunikatif, sedangkan DeepSeek lebih cocok apabila digunakan untuk menangani tugas-tugas yang bersifat teknis serta penyelesaian masalah yang lebih spesifik.

Kemudian, dari sisi model, DeepSeek R1 memiliki perbedaan mendasar jika dibandingkan dengan ChatGPT (GPT-4), yang lebih tertutup.