"Karena dari paket yang kita siapkan, beras SPHP dan minyak goreng MinyaKita, kita jual di bawah harga pasar,” lanjutnya.
Arif Rahman menjelaskan, terjadi kelangkaan pasokan MinyakKita, sehingga operasi pasar ini mudah-mudahan bisa membantu masyarakat yang memerlukan dan mencari minyak goreng dengan harga murah tapi kualitasnya bagus.
Terpisah, Direktur Utama Perumda Pasar Tohaga Haris Setiawan menuturkan, operasi pasar ini cukup membantu.
Apalagi problematika kelangkaan MinyaKita. Minyak goreng ini kan luar biasa, tapi dengan adanya operasi pasar ini harganya jauh lebih murah.
"Bahkan di pasaran sebetulnya sampai menyentuh harga Rp18.000, tapi alhamdulillah kita bisa jual di Rp14.700. Antusiasme para pengunjung pun luar biasa, Semoga bisa dilaksanakan secara rutin,” pungkasnya.