Kapok Sahli Pangdam III Siliwangi, Brigadir Jenderal Albertus Magnus Suharyadi mengatakan bahwa TMMD ke-123 dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia, termasuk di Kabupaten Bogor, Pangandaran, Subang, dan Lebak. 

Program ini bertujuan untuk mewujudkan kemanunggalan antara TNI dan rakyat serta membantu percepatan pembangunan daerah. 

Ia juga menegaskan pentingnya menjaga dan merawat hasil pembangunan TMMD, terutama dalam aspek non-fisik seperti penyuluhan kesehatan dan edukasi masyarakat.

Baca Juga: Operasi Pasar Pemkab Bogor Sediakan Dua Bahan Pokok Utama, Ini Rincian Jenis dan Harganya

"Kami berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Bogor, khususnya Bapak Bupati dan jajarannya, yang telah mendukung penuh program ini, baik dari segi kebijakan maupun anggaran," jelasnya. 

"Partisipasi aktif masyarakat dalam setiap tahapan TMMD juga sangat luar biasa, dengan keterlibatan harian antara 75-100 orang," ujarnya.

Dengan berakhirnya TMMD ke-123, diharapkan sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dapat terus ditingkatkan untuk mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bogor.