"TNI juga telah berperan besar dalam membantu penanganan bencana di Kabupaten Bogor. Beberapa jembatan yang rusak akibat bencana telah dibangun kembali dengan bantuan TNI, termasuk dua jembatan utama yang sepenuhnya didanai oleh mereka," terang Rudi Susmanto.

Sementara itu, Komandan Kodim 0621 Kabupaten Bogor, Letkol Inf Henggar Tri Wahono, menyampaikan bahwa program TMMD ke-123 telah rampung lebih cepat dari jadwal yang ditentukan. 

Baca Juga: SMSI Bogor Raya Gelar Bukber hingga Diskusi, Perkuat Sinergi Media dengan Pemkot dan Pemkab Bogor

Dengan strategi percepatan yang diterapkan, seluruh sasaran telah tercapai 100 persen pada 13 Maret 2025.

TMMD 2.webp
PENUTUPAN TMMD: Bupati Bogor, Rudy Susmanto saat menghadiri penutupan giat TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-123 Tahun 2025, di Lapangan Tanah Merah, Desa Karacak, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, Kamis (20/03/2025).

Beberapa pencapaian utama TMMD di Kabupaten Bogor meliputi, Pengecoran jalan sepanjang 3,30 km dengan lebar 3 meter dan ketebalan 15 cm. 

Pembangunan tiga unit rumah tidak layak huni (Rutilahu) dari target awal dua unit, Penambahan titik air bersih dari tiga menjadi lima titik dan Pembangunan satu unit mushola.

Di samping sasaran fisik, TMMD juga melaksanakan berbagai kegiatan sosial, di antaranya, penghijauan dengan penanaman 1.000 pohon, program ketahanan pangan seluas 2,4 hektar;

Baca Juga: Pemkab Bogor Fokus Pada Pelayanan Kesehatan, Pendidikan dan Pembangunan Infrastruktur di APBD 2025

Kemudian pemberian bantuan kepada anak-anak stunting, dan program makan bergizi gratis kepada 261 siswa sekolah dasar.