"Kedepannya produk UMKM harus terintegrasi oleh pasar modern, dan wirausaha harus terus diperbanyak diperluas dan diperkuat pasar nya," tegas Jaro Ade.
Sementara itu terkait tata kelola pemerintahan Pemkab Bogor mendorong transformasi digital, meningkatkan kualitas ASN, dan pelayanan publik dengan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat .
"Kami mengajak semua kepentingan masyarakat untuk terus bersinergi dengan program pemerintah, terutama meningkatkan kesejahteraan masyarakat, menurunkan kemiskinan dan pengangguran, serta mengurangi ketimpangan wilayah dan meningkatkan wilayah kualitas hidup," tandasnya.
"Tuntutan masyarakat kepada pemerintah semakin tinggi, maka dari itu saya meminta kepada seluruh kepala perangkat daerah camat, kades, lurah untuk bekerja responsif tepat cepat dan tetap mengikuti regulasi yang berlaku," jelas Jaro Ade.
Terpisah, Plt Kepala Bappedalitbang, Bambam Setia Aji mengatakan, Musrenbang RPJMD dan RKPD 2026 itu memang kegiatan yang harus dilaksanakan. Untuk nanti ujungnya ada di peta kan RPJMD Bupati dan Wakil Bupati Bogor terpilih.
"Agustus 2025 ini sudah penetapan RPJMD Bupati dan Wakil Bupati terpilih. Iya visi misi. Jadi memang bupati mengharapkan kita internal, ada eksternal. Kita sendiri yang menyusun tapi sesuai keinginan beliau," ujarnya.