Sebelumnya, pada pukul 06.00 WIB, telah diterapkan sistem ganjil genap, namun tingginya volume kendaraan membuat rekayasa ini diganti dengan one way.  


Selain itu, patroli intensif dilakukan untuk mengantisipasi praktik percaloan atau joki jalanan di jalur utama maupun jalur alternatif. "Kami terus berpatroli agar kejadian seperti kemarin, di mana joki menaikkan tarif seenaknya, tidak terulang," tambah Rizky.  

Baca Juga: Liburan Imlek dan Isra Mi'raj, Polres Bogor Siagakam 300 Personel di Jalur Puncak
 
Puncak kepadatan kendaraan diperkirakan terjadi pada Minggu (26/1/2025) untuk arus naik, sementara arus turun diprediksi mulai Rabu (29/1/2025). Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, Polres Bogor mengerahkan 350 personel gabungan dari Polres, Mabes Polri, TNI, Satpol PP, Dishub, dan BPBD.  


"Kami juga bersiap menghadapi potensi bencana seperti longsor atau pohon tumbang di kawasan Puncak dan Cianjur," pungkas Rizky.  


Masyarakat diimbau untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas dan menghindari penggunaan jasa joki yang tidak resmi agar perjalanan tetap aman dan lancar.  


(Febrian Batara Aditya Rahman)