KABUPATEN BOGOR, CEKLISSATU – Sebanyak 39 sekolah di Kabupaten Bogor mulai menjalankan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dilaksanakan serentak di berbagai daerah di Indonesia, Senin (6/1/2025). 

Program tersebut merupakan bagian dari tahap awal pelaksanaan MBG di 190 titik di 26 provinsi.

Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, Nina Nurmasari, menyebutkan bahwa pelaksanaan program ini melibatkan tiga dapur atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang melayani total 8.667 siswa. 

Baca Juga : MK Kabulkan Uji 22 Pemilik Jasa, Spa Masuk Jasa Pelayanan Kesehatan Tradisional

"Dapur di Kelurahan Sukahati melayani 2.916 siswa dari delapan sekolah, dapur di Desa Bojongkoneng melayani 2.780 siswa dari 16 sekolah, dan dapur di Desa Pancawati melayani 2.971 siswa dari 15 sekolah," ujarnya saat ditemui di Cibinong, Senin (6/1).

Nina menambahkan, Kabupaten Bogor memiliki sekitar 500 ribu siswa yang akan menerima manfaat dari program MBG secara bertahap sesuai dengan kesiapan infrastruktur pendukung. 

"Kami terus memantau pelaksanaannya di sekolah, sementara teknis pelaksanaan menjadi tanggung jawab Badan Gizi Nasional," katanya.

Baca Juga : Program Makan Bergizi Gratis Dimulai: Langkah Awal Menuju Generasi Emas Indonesia 2045 

Penjabat Bupati Bogor, Bachril Bakri, memastikan kesiapan tiga dapur MBG di wilayahnya. 

"Kami memiliki tiga dapur utama di Desa Bojong Koneng, Kelurahan Sukahati, dan Desa Pancawati," ujar Bachril. 

Ia optimistis jumlah siswa penerima manfaat akan terus bertambah seiring dengan penambahan fasilitas SPPG oleh Badan Gizi Nasional.

Pemkab Bogor, lanjut Bachril, mendukung penuh program nasional yang digagas Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka tersebut. 

"Kami siap mendukung seluruh tahapan pelaksanaan program ini," tegasnya.

Sementara itu, Kepala Komunikasi Kepresidenan RI, Hasan Nasbi, menyatakan bahwa peluncuran MBG menjadi tonggak penting dalam sejarah pemenuhan gizi nasional. 

"Program ini mencakup balita, anak sekolah, santri, serta ibu hamil dan menyusui. Sebanyak 190 SPPG telah disiapkan untuk mendukung pelaksanaan MBG," ungkap Hasan dalam keterangan pers, seperti dikutip pada Minggu (05/01/2025).

Menurut Hasan, peluncuran MBG yang dimulai pada hari ke-78 kepemimpinan Presiden Prabowo menunjukkan komitmen kuat pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi generasi muda Indonesia.