Menurutnya, tidak banyak perubahan besar yang perlu dilakukan karena visi-misi Wali Kota dan Wakil Wali Kota terpilih sudah realistis dan sejalan dengan kebutuhan Kota Bogor.
“Visi-misinya beliau banyak yang sudah satu frekuensi dan sejalan dengan apa yang sudah disusun. Visi-misinya itu realistis, mengikuti kemampuan kita, benar-benar sesuai kebutuhan Kota Bogor. Mungkin karena beliau sebelumnya adalah Wakil Wali Kota, sehingga memudahkan teman-teman di Baperida dan OPD untuk menyusun penyesuaiannya,” jelas Herry.
Baca Juga: Soal Tumpukan Sampah di Pasar Caringin, Pemkot Bandung Beri Teguran Keras Pengelola
Sebagai contoh, Herry menyoroti program sekolah satu atap (satap) yang menjadi fokus Dedy Rachim. Menurutnya, harmonisasi hanya perlu dilakukan pada aspek volume dan lokasi pelaksanaan program.
“Kalau soal sekolah satap, itu sudah ada di RPJMD kita, tinggal volumenya saja yang mungkin berbeda. Hal-hal seperti ini yang akan disesuaikan,” tutupnya.
(Levinda Melati)